Question of (my) Life
Aku percaya pada ajaran agamaku karena aku telah mempelajarinya secara mendalam dan mengimani ajarannya. Disisi lain, orang lain pun percaya pada ajaran agamanya karena mereka juga telah mempelajari agamanya secara mendalam.
Belakangan ini aku sering berpikir, apakah ajaran agamaku adalah ajaran yang BENAR? Pertanyaan ini muncul karena pengetahuanku tentang ajaran agama lain belumlah banyak. Begitu juga dengan orang-orang diluar sana. Apa kita percaya pada ajaran agama tertentu karena telah membandingkan dengan ajaran yang lain, dan yakin kalau ajaran agama itu lah yang benar dan lengkap? Atau kita hanya pernah mempelajari satu ajaran agama dan langsung mempercayainya? Atau (kalaupun mempelajari ajaran yang lain) apa kita sudah mempelajari ajaran-ajaran itu dengan benar?
Aku tahu, benar atau salah menurut pendapat manusia adalah persoalan persepsi. Namun aku yakin, benar dan salah menurut Tuhan adalah mutlak, bukan lagi persepsi. Jadi, pasti ada yang BENAR menurut Tuhan, kan?
Dengan keterbatasan pengetahuanku tentang semua agama saat ini, aku masih yakin dengan ajaran agamaku. Semua pertanyaan-pertanyaanku masih selalu bisa dijawab dengan memuaskan, tidak menggantung.
Tapi, pertanyaan itu masih berputar2 terus di otakku. Berarti, aku masih harus belajar lebih banyak lagi.
Aku nulis ini tidak untuk menyinggung ajaran agama manapun ya. Ini hanya pertanyaan eksistensialis yang muncul di otakku ini.
Bdw, pertanyaan eksistensialis kayak gitu, boleh kan dicari jawabannya? Hahahaha.